Masyarakat adalah sistem sosial yang menghasilkan kebudayaan, sedangkan agama adalah sistem atau prinsip kepercayaan kepada tuhan, atau dewa dengan kewajiban-kewajiban yang berkaitan dengan kepercayaan tersebut. Agama pula yang membantu mengendalikan tingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat.
Friday, January 13, 2012
Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Kemiskinan
Dalam era global ini kita tahu bahwa semakin canggihnya peradaban dan semakin kompleksnya berbagai ilmu pengetahuan. Semakin kita memperdalami suatu ilmu maka kita akan mencari cara baru untuk menemukan berbagai macam bentuk teknologi yang akan membantu kita untuk mempermudah dalam menjalani kehidupan. Era globalisasi telah banyak mempengaruhi beberapa faktor kehidupan, semakin praktisnya dan memepeermudah kita dalam menjalani kehidupan maka akan terdorong pula rasa malas tersebut karena kita semakin dimanja oleh praktisnya teknologi, hal ini akan memepengaruhi tingkat kemiskinan apabila tidak tegas dalam penanggapannya di masyarakat. Kemiskina yang terjadi di masyarakat dapat pula terjadi akibat tidak ratanya pengembangan dan pemaham,an masyarakat awam terhadap teknologi baru sehingga terkadang mereka lebih menyukai cara tradisional dan hal ini akan memperlambat kinerja mereka sehingga mereka akan jauh tertinggal dengan mereka yang telah menggunakan teknologi baru, dan hal ini akan mempengaruhi tingkat pendapatan dan yang juga kakan memepengaruhi tingkat kemiskinan.
Pertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat
Dalam kehidupan bermasyarakat tentunya akan pernah terjadi konflik tiap warganya. Hal inilah yang disebut dengan pertentangan sosial. Namun dapat pula terbentuk integrasi di dalam masyarakat karena faktor tertentu. Beberapa ahli berpendapat bahwa masyarakat terintegtrasi atas paksaan dan karena adanya saling ketergantungan di antara berbagai kelompok.
Bentuk Integrasi Sosial :
= Asimilasi, yaitu penyatuan dua kebudayaan serta akan hilang pula sebagian unsur dari kedua budaya tersebut.= Akulturasi, yaitu penerimaan unsur-unsur asing tanpa adanya unsur yang hilang dari unsur yang lama.Faktor-Faktor Pendorong Integrasi Sosial :
= Persamaan kelompok
= Besar kecilnya kelompok, pada kelompok yang kecil biasanya tingkat kemajemukannya juga relatif kecil, sehingga akan mempercepat proses integrasi sosial.
= Mobilitas geografis (perpindahan secara tempat)
= Efektifitas dan efesiensi komunikasi, komunikasi yang berlangsung di dalam masyarakat akan mempercepat integrasi sosial.
Masyarakat Desa dan Kota
- Masyarakat Pedesaan
Masyarakat pedesaan selalu memiliki ciri hidup berdampingan dan berdekatan satu sama lain. Mereka mempunyai ikatan batin yang kuat dalam membina kehidupan sehari-harinya berdasarkan asas kekeluargaan sehingga akan tercipta damai dan kesejahteraan. Ciri yang menjadi khas masyarakayt pedesaan salah satunya adalah bermata pencaharian homogen, bersifat kolot terhadap anggapan baru, dan kebanyakan percaya akan kepercayaan nenek motyang mereka. Di dalam masyarakat pedesaan tidak banyak yang memiliki pekerjaan berbeda. Namun hal ini terkadang dapat membantu mereka, apabila salah satu anggota keluarga mereka ada yang sakit maka akan ada anggota keuarga lain yang menggantikannnya bekerja.
- Masyarakat Perkotaan
Lain halnya dengan masyarakat pedesaan, masyarakat perkotaan setiap warganya memiliki sifat individualis yang kuat, sehingga terkadang mereka lebih memnentingkan kehidupan pribadi mereka dibandingkan dengan masyarakat pedesaan yang memiliki kehidupan kekeluargaan yang kuat tiap individunyua. Di kota terdapat beberapa klasifikasi pekerjaan, yaitu pendalaman secara ahli dalam tiap bidang-bidang dari pekerjaannya tersebut. Sehingga apabila terdapat kesalahan dalam salah satunya maka akan mempengaruhi pekerjaan yang lainnya. Namun karena klasifikasi dari pekerjaan inilah di kota tercipta berbagai macam lapangan pekerjaan bagi masyaraktanya. Dan biasanya banyak terjadi kesenjejangan sosial. Pelapisan Sosial dan Persamaan Derajat
Di dalam masyarakat terdapat pelapisan sosial yang membedakan tiap individu kedalam kelas-kelas tertentu. Pelapisan ini dibedakan menjadi 2, yaitu stratifikasi horozontal dan juga stratifikasi vertikal. Sesuai dengan namanya stratifikasi horizontal ialah lapisan sosial di dalam masyarakat yang debedakan menurut budaya, agama secara sederajat. Sedangkan vertikal ialah pelapisan sosial di masyarakat yang dibedakan menurut kekayaannya yang mengantarkannya ke kelas tertentu.
Adanya pelapisan masyarakat di dalam masyarakat ini dapat memberikan dampak baik negatif maupun positif, dari d\segi negatif pelapisan ini akan tercipta kesenjangan sosial di masyarakat anytara kaum orang kaya dengan orang miskin. Namun dapat pula menjadi dampak positif dari segiu pelapisan secara horizontal yang akan menyebabkan kuatnya suatu komunityas yang sama budaya ataupun agama di dalam masyarakat. Pelapisan Sosial dan Persamaan Derajat
Di dalam masyarakat terdapat pelapisan sosial yang membedakan tiap individu kedalam kelas-kelas tertentu. Pelapisan ini dibedakan menjadi 2, yaitu stratifikasi horozontal dan juga stratifikasi vertikal. Sesuai dengan namanya stratifikasi horizontal ialah lapisan sosial di dalam masyarakat yang debedakan menurut budaya, agama secara sederajat. Sedangkan vertikal ialah pelapisan sosial di masyarakat yang dibedakan menurut kekayaannya yang mengantarkannya ke kelas tertentu.
Adanya pelapisan masyarakat di dalam masyarakat ini dapat memberikan dampak baik negatif maupun positif, dari d\segi negatif pelapisan ini akan tercipta kesenjangan sosial di masyarakat anytara kaum orang kaya dengan orang miskin. Namun dapat pula menjadi dampak positif dari segiu pelapisan secara horizontal yang akan menyebabkan kuatnya suatu komunityas yang sama budaya ataupun agama di dalam masyarakat. Negara dan Warga Negara
Negara adalah wadah masyarakat untuk mengatur interaksi di dalam masyarakat. Mempunyai hak yang mutlak kepada semua golongan yang menjadi warganya agar terciptanya keteraturan dalam mencapai tujuan negara tersebut.
Dalam mencapai tujuannya negara mempunyai beberapa sifat seperti sifat memaksa (dapat berupa kekerasan fisik untuk mencegah timbulnya anarki), sifat monopoli (hak kuasa untuk menetapkan tujuan bersama), sifat mencangkup semua (kekuasaan negara berlaku kepada golongan dan siapapun tanpa terkecuali). Negara mempunyai beberapa unsur yang harus diepenuhi yaitu wilayah, penduduk, pemerintah dan pengakuan dari negara lain.
Pemuda dan Sosialisasi
- Pemuda
Pemuda adalah individu di dalam masyarakat yang masih memerlukan bimbingan pengajaran untuk hidup yang lebih baik di dalam masyarakat agar dapat meneruskan cita-cita bangsanya. Pemuda Indonesia sangat beraneka ragam hal ini dikarenakan beragamnya budaya di Indonesia serta masih kurangnya kesempatan untuk mendapat pendidikan.
- Sosialisasi
Seorang pemuda harus mendapat pengajran bersosialisasi baik sebelum maupun setelah ia terjun di masyarakat, melalui komunikasi yang baik maka pemuda akan dapat mencapai tujuan yang baik di hidupnya kelak. Dan melalui sosialisasi pula kepribadian pemuda dapat dibventuk sehingga dapat sesuai dengan tujuan yang diinginkan bangsa.
- Karang Taruna
Adalah organisasi pengembangan generasi muda penerus bangsa. Disini pemuda akan dibina untuk mengembangkan semua potensi yang dimiliki.Individu, Keluarga dan Masyarakat
Di dalam kehidupan masyarakat terbentuk dari unit terkecil yang disebut keluarga, keluargapun terbentuk dari individu yang saling berinteraksi, menyayangi dan saling membutuhkan. Tanpa adanya individu maka tidak akan tercipta masyarakat, begitu pula dengan individu tanpa adanya masyarakat, maka setiap individu tidak akan diketahui ciri khasnya.
- Individu
- Individu
Seorang manusia yang memiliki ciri khas dirinya sendiri dalam bertingkah laku dan berinteraksi dengan individu lain.
- Keluarga
Sekelompok Individu minimal 2 oarang yang hidup bersama dalam satu bangunan yang mempunyai hubungan darah, saling menyayangi, membutuhkan, berinteraksi dalam mencapai tujuan hidupnya. Keluarga mempunyai peran penting dalam membentuk perilaku individu untuk membantunya suatu hari nanti apabila ia terjun ke masyarakat.
- Masyarakat
Sekelompok individu yang berdomisili di suatu wilayah membentuk komunitas tertentu yang berbeda dengan masayarakat lainnya dalam jangka waktu yang lama.
Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan
Penduduk, masyarakat dan kebudayaan tiga hal yang saling berkaitan dan mempengaruhi di dalam kehidupan bermasyarakat. Penduduk yang berdomisili di suatu wilayah membentuk suatu masyarakat wilayah tersebut dan terciptalah kebudayaan khas masyarakat tersebut, maka dari itu ketiga hal tersebut tidak dapat dipisahkan peranannya.
- Penduduk
Sekumpulan masyarakat di suatu wilayah yang saling berinteraksi, hidup bersama dalam jangka waktu yang panjang.
- Masyarakat
Penduduk yang berkumpul, saling berinteraksi, saling membutuhkan, sehingga membentuk komunitas di daerah tersebut.
- Budaya
Budaya asal kata dari budhayyah (budhi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Sekelompok masyarakat yang saling berinteraksi dan menghasilkan bentuk interaksi yang berbeda dengan masyarakat lain ( bentuk bangunan, bahasa, adat istiadat, agama, dan karya seni) adalah bentuk budaya masyarakat tersebut.Ruang Lingkup ISD
ISD (Ilmu Sosial Dasar) adalah ilmu yang mengkaji tentang masalah sosial berdasarkan fakta, point of view, teori tertentu yang berkembang dari berbagai ilmu sosial dasar lainnya (IPS).
Tujuan Pembelajaran ISD adalah membantu mahasiswa untuk memahami dan juga mendalami wawasan yang lebih luas serta untuk bersosialisasi (memahami tentang kepribadian individu lain) di dalam masyarakat yg lebih luas.
Ruang Lingkup ISD mempelajari tentang individu dan masyarakat serta lembaga-lembaga yang mengaturnya.
Subscribe to:
Comments (Atom)
